(Seoul) – Waktu berjalan, tetapi duka tetap membekas. Lima tahun telah berlalu sejak kepergian tragis komedian ternama Korea Selatan, Park Ji-sun (박지선). Di momen peringatan yang penuh kesedihan ini, kakak laki-lakinya, Park Seong-kwang (박성광), kembali menyuarakan kerinduan dan penyesalannya melalui sebuah unggahan yang langsung menyentuh hati publik.
Pada hari peringatan ke-5, Park Seong-kwang mengunggah foto hitam-putis sang adik di akun media sosialnya. Ia menulis pesan singkat namun sarat makna yang menjadi sorotan utama:
“Ji-sun, oppa merindukanmu. Tahun ini, oppa telat sedikit.”
Pesan sederhana ini seolah mewakili perjuangan batinnya yang terus berlanjut, sebuah pengakuan bahwa meski waktu telah berlalu, rasa kehilangan dan rasa bersalah terkadang masih muncul.
Makna di Balik Pesan “Oppa Telat Sedikit”
Ungkapan “올해는 오빠가 좀 늦었다” (Tahun ini, oppa telat sedikit) memiliki makna yang sangat mendalam. Ini bukan sekadar keterlambatan memposting ucapan duka. Banyak yang menafsirkan ini sebagai ungkapan rasa bersalah atau perasaan bahwa ia belum bisa sepenuhnya melanjutkan hidup, atau bahkan merasa belum cukup baik untuk menjaga memori sang adik.
Ini adalah percakapan pribadi yang dibagikan ke publik, menunjukkan bahwa kesedihan seorang kakak tidak pernah benar-benar hilang. Ia masih berbicara langsung kepada Park Ji-sun seolah adiknya masih ada, sebuah tanda dari cinta dan kerinduan yang tak terputus.
Setiap tahun, Park Seong-kwang secara konsisten memperingati hari meninggalnya adiknya, menunjukkan betapa dalam ikatan mereka dan betapa besar dampak kepergian Ji-sun dalam hidupnya.
Kenangan akan Park Ji-sun, Bintang yang Padam Terlalu Cepat
Bagi masyarakat Indonesia yang mungkin kurang familiar, Park Ji-sun adalah salah satu komedian dan pembawa acara paling terkenal di Korea Selatan. Ia dikenal dengan tawanya yang khas, kecerdasannya, dan kemampuannya membuat orang lain tertawa.
Kariernya sangat cemerlang, membintangi berbagai acara varietas populer seperti “Happy Together” dan “SNL Korea”. Kehadirannya selalu mampu mencerahkan suasana.
Oleh karena itu, ketika berita kematiannya pada November 2020 akibat bunuh diri mengguncang Korea Selatan, seluruh negeri berduka. Banyak yang merasa kehilangan seorang sahabat yang selalu berhasil membuat mereka bahagia, padahal di balik senyumnya, ia berjuang dengan depresi yang dalam.
Duka yang Menginspirasi Simpati Publik
Aksi Park Seong-kwang yang terus-menerus mengenang adiknya selama lima tahun berturut-turut telah menginspirasi simpati yang besar dari publik. Netizen Korea Selatan membanjiri kolom komentar postingannya dengan ucapan belasungkawa dan dukungan.
“Oppa, jangan menyalahkan diri sendiri. Ji-sun pasti sangat bangga memiliki kakak seperti Anda,” tulis salah satu komentar. “Terima kasih sudah terus mengingatkan kami pada Ji-sun. Kami juga merindukannya,” komentar lainnya.
Kisah ini adalah pengingat bahwa di balik gemerlap dunia hiburan, ada pribadi-pribadi yang berjuang dengan masalah nyata, dan duka yang ditinggalkan bagi keluarga adalah sesuatu yang abadi. Pesan Park Seong-kwang bukan hanya tentang kesedihan, tetapi juga tentang cinta abadi seorang kakak untuk adiknya yang akan selalu ia rindukan.
Pesan seperti ini tentu mengingatkan kita akan betapa berharganya waktu yang kita miliki bersama orang yang kita cintai. Tinggalkan pesan dukungan atau doa untuk keluarga almarhumah Park Ji-sun di kolom komentar.












