JAKARTA – Lahan terbatas dan modal minim seringkali menjadi dua alasan utama seseorang menunda untuk memulai usaha. Tapi, apa jadinya jika sebuah selokan kotor yang terbengkalai di belakang musholla bisa disulap menjadi ladang uang?
Inilah kisah nyata yang ditunjukkan oleh Ahmad Sarip, Ketua RT 04/RW 07, Duren Sawit, Jakarta Timur. Pria yang inspiratif ini berhasil membuktikan bahwa kreativitas adalah modal utama, bukan lahannya. Seperti dilansir dari laporan Kompas.com, ia mengubah selokan yang biasa tergenang air kotor menjadi kolam budidaya ikan lele yang produktif.
Ide “Gila” yang Berbuah Manis
Ide itu berawal dari keprihatinan Ahmad melihat selokan di belakang Musholla Al-Ikhlas yang tidak terurus. Alih-alih membiarkannya menjadi sarang penyakit, ia melihat peluang di sana.
“Daripang dibiarkan kotor dan jadi sumber penyakit, kenapa tidak kita manfaatkan?” begitu pikirnya.
Bersama warga, ia membersihkan selokan sepanjang 10 meter tersebut. Setelah bersih, ia memasang terpal di dasarnya untuk menahan air, lalu menebarkan 1.000 benih ikan lele. Dengan modal seadanya untuk terpal dan benih ikan, kolam “tak terduga” itu pun siap beroperasi.
Hasilnya? Panen yang diharapkan tidak hanya untuk keuntungan pribadi. Rencananya, seluruh hasil penjualan lele akan dimasukkan ke dalam kas RT, digunakan untuk membiayai kegiatan-kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
“Jangan Lihat Lokasinya, Lihat Niatnya”
Kisah ini bukan sekadar tentang cara beternak ikan. Ini adalah pelajaran tentang pola pikir. Saat banyak orang mencari lahan yang “ideal”, Ahmad justru menciptakan keidealan dari tempat yang diabaikan orang.
“Jangan lihat lokasinya, yang penting ada niat dan mau berusaha,” ujar Ahmad Sarip, membagi filosofinya.
Pernyataan ini menjadi pukulan bagi siapa saja yang merasa terbatas oleh kondisinya. Ia menunjukkan bahwa rezeki itu tidak datang dari tempat yang mewah, melainkan dari tangan yang mau bekerja keras dan otak yang mau berpikir kreatif.
Peluang di Balik Keterbatasan Anda
Kisah Ahmad Sarip memberikan setidaknya tiga pelajaran berharga bagi kita yang sedang mencari peluang:
- Lahan Bukan Masalah: Lihat sekeliling Anda. Pekarangan kosong, selokan kering, bahkan area di bawah tangga bisa menjadi potensi usaha jika kita kreatif.
- Modal Bisa Disiasati: Budidaya lele adalah contoh usaha dengan modal awal yang relatif kecil. Yang terpenting adalah perhitungan dan perawatan yang konsisten.
- Mulai dari yang Kecil: Anda tidak perlu langsung memiliki peternakan besar. Mulai dengan 100 ekor, pelajari prosesnya, dan kembangkan secara bertahap.
Kisah Ahmad Sarip adalah bukti nyata bahwa keterbatasan hanyalah sudut pandang. Dibalik setiap keterbatasan, selalu ada peluang bagi mereka yang berani melihatnya.
Sekarang, giliran Anda. Lahan apa di sekitarmu yang bisa kamu sulap jadi sumber rezeki hari ini?












