Jakarta, 29 Oktober 2025 — Harga emas batangan di Indonesia kembali menguat signifikan hari ini. Berdasarkan data terbaru dari Laku Emas dan PT Aneka Tambang (Antam), harga emas 24 karat tercatat naik hingga Rp18.000 per gram, menandai tren penguatan logam mulia setelah sempat melemah beberapa hari terakhir.
Kenaikan harga emas ini sejalan dengan pergerakan positif harga emas dunia yang mencapai level tertinggi dalam tiga minggu terakhir. Penguatan tersebut didorong oleh melemahnya dolar Amerika Serikat (AS) dan meningkatnya ekspektasi bahwa bank sentral global akan menahan bahkan menurunkan suku bunga pada kuartal pertama 2026.
Kenaikan harga emas ini juga terjadi di berbagai platform perdagangan emas digital seperti Laku Emas, Pegadaian, dan Tokopedia Emas. Ketiganya kompak melaporkan tren kenaikan serupa dalam 24 jam terakhir.
Para analis memprediksi harga emas berpotensi terus naik menjelang akhir tahun 2025, terutama jika dolar AS melemah dan ketegangan geopolitik terus meningkat. Namun, masyarakat tetap diimbau untuk berinvestasi dengan bijak dan memantau pergerakan harga harian.
“Momentum kenaikan ini bisa dimanfaatkan bagi mereka yang sudah memiliki tabungan emas jangka panjang, Namun, bagi investor baru, sebaiknya tetap berhati-hati karena volatilitas harga emas cenderung tinggi menjelang akhir tahun.”
Analisis & Dampak
Kenaikan harga emas bukan hanya berdampak bagi investor, tetapi juga bagi sektor industri perhiasan dan perdagangan logam mulia nasional. Permintaan emas fisik diperkirakan meningkat menjelang libur akhir tahun, yang bisa memperkuat tren kenaikan harga di pasar domestik.
Emas tetap menjadi aset lindung nilai (safe haven) paling populer di tengah kondisi ekonomi global yang belum stabil. Bagi masyarakat yang mencari investasi aman jangka panjang, momentum ini menjadi sinyal positif untuk memperkuat portofolio keuangan.
Ilustrasi : Behzad AI Visual Division
Editor: Tim Redaksi Behzad.id












