Jakarta, 30 Oktober 2025 — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peredaran narkoba masih menjadi ancaman besar bagi masa depan bangsa Indonesia, setelah aparat berhasil menyita lebih dari 214,8 ton narkoba selama satu tahun terakhir.
Dalam acara pemusnahan barang bukti narkotika nasional di Mabes Polri, Presiden Prabowo mengapresiasi kerja keras aparat penegak hukum yang telah menggagalkan penyelundupan dalam jumlah besar tersebut. Namun, ia mengingatkan bahwa jika narkoba sebanyak itu lolos ke pasar gelap, jutaan anak muda Indonesia bisa menjadi korban.
“Narkoba bukan hanya merusak individu, tapi menghancurkan keluarga dan masa depan bangsa. Kita tidak boleh lengah. Ini adalah perang besar yang harus dimenangkan bersama,” tegas Prabowo di hadapan jajaran TNI dan Polri, Selasa (29/10/2025).
Presiden juga menekankan pentingnya pendidikan keluarga dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba. Menurutnya, peran ibu rumah tangga dan orang tua sangat vital untuk memastikan anak-anak terhindar dari pengaruh negatif lingkungan.
“Keluarga adalah benteng pertama. Para ibu, ayah, dan guru memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga anak-anak dari narkoba,” tambahnya.
Data Badan Narkotika Nasional (BNN) mencatat, penyitaan 214,8 ton narkoba tersebut didominasi oleh sabu dan ganja dari jaringan lintas negara Asia Tenggara. Sebagian besar diselundupkan melalui jalur laut dan darat dengan modus logistik bahan makanan dan barang konsumsi.
BNN bersama Polri kini memperkuat kerja sama dengan Interpol dan ASEANAPOL untuk membongkar jaringan internasional yang menjadi sumber utama suplai narkotika ke Indonesia.
Bagi para ibu rumah tangga dan keluarga Indonesia, berita ini menjadi pengingat penting untuk lebih waspada terhadap lingkungan sekitar. Edukasi tentang bahaya narkoba harus dimulai sejak dini agar anak-anak tumbuh dengan kesadaran dan keberanian menolak ajakan yang menyesatkan.
Sumber:
- ANTARA News – “Prabowo warns of national threat from 214.8 tons of seized narcotics”, 29 Oktober 2025
- BNN.go.id – Data Pemusnahan Barang Bukti Narkotika 2025












