Jakarta, 11 Oktober 2025 — Behzad.id Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Andi Amran Sulaiman sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Keputusan Presiden Nomor 116/P Tahun 2025. Penunjukan ini sekaligus menegaskan arah baru pemerintah dalam memperkuat sistem pangan nasional yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Langkah Strategis PemerintahKeputusan ini diambil setelah evaluasi menyeluruh terhadap kinerja ketahanan pangan Indonesia. Amran, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Pertanian, dikenal sebagai sosok yang tegas, cepat bertindak, dan visioner dalam pengelolaan sektor pangan.
“Kita akan satukan kekuatan produksi, distribusi, dan stabilisasi harga dalam satu komando yang solid,” ujar Amran Sulaiman saat konferensi pers di Istana Negara, Jumat (10/10).
Dengan pengalamannya di bidang pertanian dan logistik pangan, Amran diharapkan mampu menjawab tantangan stabilisasi harga beras, jagung, dan komoditas pokok lainnya, terutama menjelang akhir tahun 2025.
Program Prioritas Amran Sulaiman di BapanasBerikut beberapa program utama yang sudah disiapkan oleh Amran:
1. Integrasi Hulu-Hilir PanganMenyatukan produksi petani, logistik, dan distribusi melalui sistem digital nasional berbasis data real-time.
2. Stabilisasi Harga Komoditas PokokMenjamin harga pangan tetap terjangkau bagi masyarakat tanpa merugikan petani.
3. Hilirisasi dan Ekspor Pangan LokalFokus pada peningkatan nilai tambah produk pertanian, agar Indonesia tidak sekadar menjadi produsen bahan mentah.
4. Ketahanan Pangan DigitalMelindungi sistem rantai pasok pangan nasional dari ancaman siber dan manipulasi data.
Dukungan untuk Petani dan UMKM PanganAmran juga menegaskan bahwa fokus kebijakannya tidak hanya pada kebijakan makro, tetapi juga pemberdayaan petani kecil dan UMKM di sektor pangan.
“Pangan itu bukan sekadar bahan pokok, tapi martabat bangsa. Petani harus sejahtera kalau Indonesia mau berdaulat pangan,” tegas Amran.Program hilirisasi yang akan dijalankan diproyeksikan menyerap lebih dari 1,6 juta tenaga kerja baru, terutama dari sektor pertanian daerah.-
Ekspektasi Publik dan Tantangan ke DepanDengan penunjukan ini, publik menaruh harapan besar pada sosok Amran yang dikenal disiplin dan berorientasi hasil. Tantangan utama yang menanti Bapanas meliputi:
Fluktuasi harga pangan global, Ketergantungan impor gandum dan kedelai, serta Distribusi pangan di wilayah timur Indonesia. Jika berhasil menjalankan misi ini, Amran diyakini bisa membawa Indonesia menuju kemandirian dan kedaulatan pangan nasional.












