Makassar, 19 Oktober 2025 — Behzad.id
Di sebuah gang sempit di kawasan kota tua, berdiri warung kopi sederhana milik pasangan muda, Rina & Budi. Dulunya sering sepi pengunjung, namun dalam 6 bulan terakhir warung kecil ini mulai ramai karena mereka bereksperimen dengan resep kopi & menu ringan khas lokal.
Rahasia Menu & Strategi Pelayanan
- Mereka menghadirkan sajian klasik seperti kopi tubruk dan kopi susu gula aren, ditambahkan menu “kopi rempah khas Makassar” yang menggunakan kayu manis, cengkeh, dan gula aren lokal.
- Minuman menu baru itu membuat pengunjung penasaran dan jadi bahan perbincangan komunitas kopi lokal.
- Selain kopi, mereka menyajikan kudapan ringan khas Sulawesi Selatan seperti pisang epe dan kue barongko.
Dari Sepi Menjadi Ramai
Rina mengungkapkan bahwa sebelum perubahan menu, pendapatan warung hanya cukup untuk biaya operasional. Tapi kini, pada hari biasa warung bisa mendapat omzet sekitar Rp 300 ribu – 500 ribu, sedangkan akhir pekan meningkat menjadi Rp 700 ribu – 1 juta.
“Yang penting konsisten, jaga rasa, dan praktik pelayanan yang ramah,” ujarnya sambil tersenyum pada pelanggan tetap.
Pelajaran untuk Wirausaha Kecil
- Inovasi sederhana bisa mengubah nasib
Resep kopi khas lokal menjadi daya tarik utama. - Pelayanan membuat pelanggan kembali
Senyum dan ramah itu murah tapi berkesan. - Manfaatkan komunitas lokal & media sosial
Ulasan kopi oleh komunitas lokal ikut menyebarkan kabar.
Ilustrasi : Behzad AI Visual Division
Editor: Tim Redaksi Behzad.id












