Kemendikbud-Ristek Luncurkan Program Sekolah Unggulan Terpadu untuk Pemerataan Pendidikan Nasional

Jakarta, 23 Oktober 2025 — Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) resmi mengumumkan rencana peluncuran program pendidikan baru bertajuk Integrated Excellent Schools (Sekolah Unggulan Terpadu).
Program ini dirancang untuk memperkuat pemerataan kualitas pendidikan di seluruh daerah, dari perkotaan hingga pedesaan, dengan konsep menggabungkan SD, SMP, dan SMA dalam satu kawasan terpadu.

Menteri Pendidikan Nadiem Makarim menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari strategi “Pendidikan Merata, Indonesia Cerdas” yang bertujuan memberikan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh anak bangsa tanpa memandang latar belakang ekonomi.

“Kita ingin memastikan setiap anak Indonesia, di mana pun mereka tinggal, memiliki akses ke fasilitas belajar modern, guru terbaik, dan lingkungan pendidikan yang inklusif,” ujar Nadiem dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (23/10).


Fasilitas Modern dan Kurikulum Terpadu

Sekolah Unggulan Terpadu akan dilengkapi dengan laboratorium sains digital, ruang kreatif berbasis teknologi, serta perpustakaan virtual yang terhubung dengan platform belajar nasional.
Kurikulum yang diterapkan akan menggabungkan pendidikan karakter, literasi digital, dan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) agar siswa lebih siap menghadapi tantangan era digital dan ekonomi kreatif.

Setiap kecamatan di Indonesia ditargetkan memiliki minimal satu sekolah unggulan terpadu mulai tahun 2026. Program ini akan dijalankan bertahap, dimulai dari 10 provinsi prioritas, termasuk Papua, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Barat.


Dukungan Guru dan Teknologi AI

Untuk mendukung implementasi, Kemendikbud-Ristek bekerja sama dengan sejumlah universitas dan perusahaan teknologi nasional untuk melatih guru-guru unggulan digital.
Teknologi kecerdasan buatan (AI) juga akan diterapkan untuk membantu analisis belajar siswa secara adaptif, memungkinkan guru menyesuaikan metode pengajaran sesuai kemampuan individu siswa.

“Kami ingin menciptakan ekosistem pendidikan yang berpihak pada anak, inklusif, dan berbasis data,” tambah Nadiem.


Dampak Ekonomi dan Sosial

Menurut pengamat pendidikan dari Universitas Indonesia, Dr. Ratri Pramesti, program ini berpotensi meningkatkan mobilitas sosial di daerah terpencil dan mengurangi kesenjangan antara sekolah kota dan desa.

“Kalau program ini berjalan konsisten, kita bisa melihat peningkatan signifikan dalam kualitas SDM Indonesia lima hingga sepuluh tahun ke depan,” ujarnya.

Selain manfaat pendidikan, kehadiran sekolah terpadu juga diharapkan menumbuhkan aktivitas ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja bagi tenaga pendidik dan sektor pendukung seperti transportasi, katering, dan teknologi informasi.


Menuju Indonesia Emas 2045

Program Sekolah Unggulan Terpadu menjadi salah satu pondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045, di mana sumber daya manusia unggul menjadi kunci daya saing global.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem pendidikan berbasis inovasi agar Indonesia dapat menjadi negara maju berbasis pengetahuan dan teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *