Oleh: Hj. Dwiana Pamuji Astutik, SH
Makassar, 26 November 2025
Perkembangan teknologi terus bergerak cepat, dan hari ini kita menyaksikan hadirnya sebuah dunia baru bernama metaverse — sebuah ruang digital tiga dimensi tempat manusia bekerja, berinteraksi, dan membangun kehidupan baru tanpa batas. Sebagai perempuan yang telah lama berkecimpung di dunia politik, kemanusiaan, dan usaha, saya melihat metaverse bukan sekadar tren teknologi, tetapi kesempatan besar untuk mendorong pemberdayaan perempuan secara lebih luas.
Metaverse Sebagai Ruang Aman untuk Perempuan
Dalam perjalanan saya turun ke lapangan membantu masyarakat, tidak sedikit perempuan yang harus berjuang lebih keras untuk mendapatkan ruang aman, baik di lingkungan kerja maupun sosial. Di metaverse, perempuan dapat mengekspresikan diri lebih bebas melalui avatar digital tanpa harus menghadapi tekanan standar fisik atau stereotip gender.
Ruang virtual ini memberi perempuan kesempatan untuk hadir secara setara, tanpa hambatan sosial yang sering muncul di dunia nyata.
Peluang Ekonomi Baru yang Lebih Terbuka
Sebagai pelaku usaha, saya melihat bagaimana ekonomi digital tumbuh sangat cepat. Metaverse membuka pintu baru bagi perempuan untuk menjadi pencipta, pengusaha, dan inovator. Mulai dari desain fashion digital, layanan konsultasi virtual, karya seni NFT, hingga kepemilikan properti digital—semuanya dapat dijalankan tanpa modal besar dan dari mana saja.
Metaverse menghapus tembok-tembok yang selama ini membatasi perempuan dalam meraih peluang ekonomi.
Kekuatan Komunitas untuk Menguatkan Perempuan
Dalam dunia kemanusiaan, saya percaya bahwa kekuatan terbesar perempuan ada pada kemampuan saling mendukung. Di metaverse, komunitas global perempuan tumbuh semakin aktif—menghadirkan forum belajar teknologi, wadah sharing bisnis digital, hingga dukungan emosional bagi sesama perempuan.
Komunitas-komunitas ini menjadi penggerak transformasi, memastikan perempuan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta masa depan.
Masa Depan Karier Perempuan Semakin Cerah
Perempuan di berbagai bidang kini mulai memegang peran penting dalam pengembangan teknologi, desain, dan bisnis digital. Metaverse bukan hanya tentang dunia virtual—ini tentang membuka jalan baru bagi perempuan untuk memimpin inovasi, menciptakan perubahan, dan menunjukkan kapasitas terbaik mereka.
Sebagai seseorang yang baru saja menyandang gelar Sarjana Hukum (SH), saya percaya perempuan membutuhkan ruang yang memberi kesempatan setara untuk berkembang. Metaverse adalah salah satu ruang itu—ruang yang tidak mengenal batas usia, latar belakang, atau kondisi sosial ekonomi.












