Mobil Pengantar Makanan Nyerobot Masuk SDN 01 Kalibaru, 21 Korban Terluka: Guru & Siswa Terseret Mobil GranMax

Tangkapan layar rekaman CCTV mobil pengantar MBG nyelonong tabrak siswa SD di Jakut (Foto: Media Sosial)

Behzad.id — Insiden mengenaskan terjadi di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. Sebuah mobil Daihatsu GranMax yang diduga milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tiba-tiba menerobos pagar sekolah dan menabrak puluhan siswa serta guru yang sedang mengikuti kegiatan literasi di halaman.

Kejadian ini viral setelah rekaman video beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, tampak mobil berwarna putih melaju dengan kecepatan tinggi, menghantam pagar sekolah, lalu masuk dan menabrak kerumunan para siswa.

Gubernur DKI: Sopir Baru Diduga Kehilangan Kendali

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan bahwa insiden terjadi pada Kamis pagi sekitar pukul 07.39 WIB. Mobil tersebut merupakan kendaraan pengantar makanan bergizi gratis (MBG) yang setiap hari rutin datang ke sekolah. Namun kali ini, sopirnya berganti.

“Karena sopirnya ganti, padahal pintunya tertutup, mobil masuk dengan kecepatan yang tidak terkontrol, menabrak murid dan guru yang lagi dikumpulkan untuk proses literasi,” kata Pramono di RSUD Koja usai menjenguk para korban.

Ia menegaskan bahwa pagar sekolah saat itu dalam kondisi tertutup rapat. Mobil tetap menerobos dan menyebabkan siswa serta guru tidak sempat menghindar.

21 Orang Jadi Korban, 5 Dirawat di RSUD Koja

Total 21 orang menjadi korban.

  • 5 korban dirawat di RSUD Koja → terdiri dari 4 siswa dan 1 guru.

  • 16 korban lainnya dirawat di RSUD Cilincing.

Pramono menyebut kondisi para korban di RSUD Koja relatif stabil, namun tetap menjalani observasi medis intensif.

“Mudah-mudahan tidak ada hal yang lebih parah dari itu,” ujarnya.

Pemprov DKI Tanggung Seluruh Biaya Perawatan

Sebagai bentuk tanggung jawab, Pramono memastikan seluruh biaya perawatan korban sepenuhnya ditanggung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Saya sudah menyampaikan ke dua direktur RSUD dan Kepala Dinas Kesehatan, biaya sepenuhnya ditanggung Pemprov DKI Jakarta,” tegasnya.

Ia juga meminta rumah sakit untuk memberikan tindakan cepat, termasuk operasi jika diperlukan.
“Kalau perlu harus dilakukan bedah, saya minta diberikan support sepenuhnya,” imbuhnya.

Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mobil Menghantam Siswa

Rekaman CCTV sekolah yang beredar menunjukkan jelas momen mengerikan tersebut. Mobil GranMax meluncur kencang, menabrak pagar biru hingga roboh, lalu menghantam seorang guru dan sejumlah siswa yang duduk di lapangan.

Mobil baru berhenti setelah menabrak dinding pembatas lapangan.

Saksi mata bernama Rahmat yang berjualan di depan sekolah mengatakan mobil itu langsung menabrak gerbang dan membuat barisan siswa bubar berlarian.

“Dia langsung nabrak pintu. Jadi kecelakaan nabrak orang, sampai keseret,” ungkap Rahmat.

Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan

Aparat kepolisian telah berada di lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa sopir pengganti dan kendaraan yang terlibat. Dugaan awal mengarah pada kelalaian pengemudi yang gagal mengendalikan kendaraan.

Hingga kini, para guru dan warga sekitar masih syok dengan kejadian yang nyaris merenggut nyawa puluhan siswa tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *