banner
banner

Gempa M 5,4 Guncang Sukabumi Dini Hari, Warga Panik Berhamburan Saat Persiapan Sahur

Foto: ilustrasi (Getty Images/iStockphoto/Petrovich9)

SUKABUMI, behzad.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,4 mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, pada Jumat dini hari (13/3/2026). Getaran gempa yang terjadi sekitar pukul 02.18 WIB membuat warga panik hingga berhamburan keluar rumah, terutama saat sebagian masyarakat tengah bersiap untuk sahur.

Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa pusat gempa berada di 115 kilometer barat daya Sukabumi dengan kedalaman sekitar 43 kilometer. Meski terasa cukup kuat di beberapa daerah, gempa tersebut dipastikan tidak berpotensi tsunami.

Sejumlah warga mengaku terkejut saat merasakan guncangan yang datang secara tiba-tiba. Turangga, warga Jalan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, mengatakan dirinya terbangun dari tidur akibat getaran tersebut.

“Saya lagi tiduran di kasur, tiba-tiba terasa getaran. Langsung bangun dan keluar dari kamar. Beberapa penghuni kos juga keluar, bahkan ada yang teriak gempa,” ujar Turangga.

Menurutnya, saat gempa terjadi sebagian warga sudah bangun karena sedang bersiap menyantap sahur, sehingga banyak yang langsung menyadari adanya guncangan.

Getaran gempa juga dirasakan hingga wilayah Cianjur. Warga di beberapa kecamatan bahkan sempat keluar rumah karena khawatir terjadi gempa susulan.

Mang Dea (60), warga Kecamatan Sindangbarang, Cianjur, mengatakan guncangan terasa cukup kuat terutama di wilayah pesisir selatan.

“Ada sekitar lima detik guncangannya. Warga yang lagi siap-siap sahur langsung keluar rumah,” katanya.

Hal serupa disampaikan Muhammad Faisal Gumelar (19), warga Desa Nagrak, Cianjur. Ia mengaku merasakan getaran cukup jelas saat sedang mempersiapkan sahur.

“Terasa banget getarannya. Banyak warga langsung keluar rumah karena kaget,” ujarnya.

Camat Cidaun, Gagan Rusganda, membenarkan bahwa gempa juga terasa di sejumlah wilayah selatan Cianjur seperti Cidamar dan Sindangbarang. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun tetap waspada.

“Kami mengingatkan warga agar tidak panik berlebihan, tetap waspada, dan berdoa semoga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi melalui Media Center belum menerima laporan terkait kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.

Setelah memastikan tidak ada gempa susulan dan kondisi dinilai aman, warga yang sempat keluar rumah pun kembali ke dalam rumah untuk melanjutkan aktivitas, termasuk menyiapkan hidangan sahur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *