Sinjai – Harga minyak dunia yang sebelumnya melonjak tajam akibat konflik di Timur Tengah akhirnya kembali turun pada perdagangan Selasa (10/3/2026). Penurunan ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberi sinyal bahwa perang dengan Iran kemungkinan akan segera berakhir.
Sebelumnya pada Senin (9/3/2026), harga minyak sempat melonjak mendekati 120 dolar AS per barel akibat kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi dari kawasan Timur Tengah.
Namun setelah muncul pernyataan Trump yang menyebut konflik kemungkinan hanya berlangsung singkat, harga minyak langsung turun ke kisaran 90 dolar AS per barel.
Pasar Energi Sangat Sensitif terhadap Konflik
Kenaikan harga minyak sebelumnya dipicu oleh kekhawatiran investor bahwa konflik di Timur Tengah dapat mengganggu distribusi energi global.
Salah satu titik krusial yang menjadi perhatian pasar adalah Selat Hormuz, jalur pelayaran sempit yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia.
Sejak konflik pecah lebih dari sepekan lalu, lalu lintas kapal di kawasan tersebut dilaporkan hampir terhenti. Kondisi ini membuat pelaku pasar khawatir akan terjadi krisis pasokan energi global.
Trump Sebut Perang Bisa Segera Selesai
Dalam konferensi pers di Florida, Trump menyatakan bahwa konflik dengan Iran kemungkinan tidak akan berlangsung lama.
“Kami melakukan perjalanan singkat karena merasa harus menyingkirkan sesuatu yang jahat. Saya rasa ini akan menjadi perjalanan singkat,” ujar Trump.
Ia bahkan menambahkan bahwa perang tersebut menurutnya sudah hampir selesai.
Pernyataan tersebut langsung memicu perubahan sentimen pasar. Para pedagang minyak mulai menjual kontrak yang sebelumnya melonjak akibat kekhawatiran perang.
Harga acuan minyak global Brent bahkan sempat turun di bawah 84 dolar AS per barel sebelum kembali stabil di sekitar 90,21 dolar AS per barel pada Selasa.
Ancaman Terhadap Jalur Energi Global
Meski memberi sinyal konflik akan mereda, Trump juga memperingatkan Iran agar tidak mengganggu arus energi melalui Selat Hormuz.
Ia menegaskan Amerika Serikat akan memberikan respons sangat keras jika Iran mencoba menghentikan aliran minyak dari kawasan tersebut.
Pernyataan ini muncul setelah militer Iran menegaskan tidak akan membiarkan ekspor minyak dari wilayah tersebut berjalan tanpa pengawasan ketat.
Pasar Energi Masih Berada dalam Ketidakpastian
Pendiri perusahaan investasi energi InterCapital Energy, Alberto Bellorin, mengatakan penurunan harga minyak hanya memberi waktu bagi pasar untuk bernapas sejenak.
Menurutnya, pasar energi global masih berada dalam kondisi tarik-menarik antara risiko konflik dan harapan perdamaian.
“Harga kemungkinan akan melonjak jika konflik meningkat dan turun jika tampaknya mereda,” ujarnya.
Dampak ke Bursa Saham Dunia
Penurunan harga minyak juga membawa sentimen positif bagi pasar keuangan global.
Di Eropa, indeks FTSE 100 London naik sekitar 1,9 persen. Sementara itu indeks DAX Jerman melonjak 2,6 persen dan CAC 40 Prancis naik 2,1 persen.
Di Asia, indeks Nikkei 225 Jepang juga naik 2,9 persen, sedangkan Kospi Korea Selatan melonjak hingga 5,4 persen.
Prabowo Tekankan Pentingnya Perdamaian
Di Indonesia, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa menjaga perdamaian dunia tidak cukup hanya dengan doa, tetapi juga membutuhkan kerja keras dan usaha nyata.
Ia menekankan Indonesia akan terus berupaya menjaga perdamaian dunia sekaligus memperjuangkan kesejahteraan rakyat.
“Menjaga perdamaian tidak hanya dengan berharap, tapi dengan ikhtiar dan kerja keras mencapai keadilan dan kesejahteraan,” kata Prabowo dalam acara Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan di Istana Negara.
Risiko Besar Jika Selat Hormuz Terganggu
Para analis memperingatkan bahwa jika jalur energi di Selat Hormuz tetap terganggu, dampaknya bisa sangat besar bagi ekonomi global.
CEO perusahaan energi raksasa Saudi Aramco, Amin Nasser, bahkan memperingatkan potensi “konsekuensi bencana” bagi pasar energi jika gangguan pasokan berlangsung lama.
Ia juga mengingatkan bahwa cadangan minyak global saat ini berada pada level terendah dalam lima tahun terakhir.













