Viral Turis Jepang Diduga Curi Pakaian di Toko Bali, Aksi Terekam CCTV

Empat turis asal Jepang mencuri pakaian di toko baju di Bali dan terekam kamera CCTV.(x @News_2028)

Behzad.id – Sebuah rekaman CCTV menampilkan sekelompok pria yang diduga wisatawan asal Jepang melakukan pencurian pakaian di sebuah toko di Bali. Video tersebut kini ramai diperbincangkan di media sosial, termasuk oleh pengguna internet di Jepang.

Dilaporkan Mothership, Minggu (7/12/2025), pemilik toko mengunggah video ke platform X setelah mengetahui 11 potong pakaian hilang. Ia kemudian mengecek kamera pengawas dan mendapati aksi mencurigakan para turis tersebut.


Terekam Sembunyi Pakaian ke Dalam Tas

Dalam rekaman beredar, terlihat tiga pria pura-pura melihat-lihat koleksi pakaian di dalam toko. Namun, sambil memastikan situasi aman, tangan mereka secara diam-diam memasukkan barang dagangan ke dalam tas.

Tak hanya itu, seorang pria keempat terlihat menyusul lalu menyelipkan satu barang ke dalam sakunya. Dari audio rekaman, mereka terdengar berbicara dalam bahasa Jepang.

Unggahan pemilik toko menyebut kejadian tersebut sebagai “insiden langka” dan diklaim baru pertama kali terjadi di tempat usahanya.


Menyusul Kekhawatiran Meningkatnya Kejahatan Turis Asing

Kasus ini muncul di tengah sorotan publik mengenai kenaikan angka kriminalitas yang melibatkan wisatawan mancanegara di Bali.

Pada Juli 2025, The Guardian memberitakan tren kejahatan di Bali meningkat signifikan dan menjadi perhatian pemerintah daerah. Wakil rakyat Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih, mengungkapkan kekhawatirannya atas penurunan kualitas wisatawan.

“Kualitas turis yang datang ke Bali semakin menurun,” ujarnya.

Ia menilai, maraknya homestay ilegal membuat turis asing lebih mudah tinggal lama tanpa pengawasan, sehingga memicu lebih banyak pelanggaran.


Angka Kejahatan WNA di Bali Naik 16 Persen

Data yang ada menunjukkan keterlibatan warga asing dalam tindak kejahatan meningkat:

  • 2023: 194 kasus

  • 2024: 226 kasus
    ➡️ Naik 16 persen

Jenis pelanggaran antara lain:

  • Kejahatan siber

  • Penyalahgunaan narkotika

  • Kekerasan

  • Penipuan pertanahan


Pihak berwenang di Bali hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden dugaan pencurian tersebut. Namun, publik menyerukan tindakan lebih tegas untuk menjaga citra pariwisata Bali sebagai destinasi yang aman dan nyaman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *