MAKASSAR – Sinergi antara kepedulian terhadap lingkungan dan kesiapsiagaan kemanusiaan menjadi inti dari program DUPLIKASI (Peduli Perubahan dan Aksi Kemanusiaan) yang digelar di Kantor Lurah Buakana, Kompleks Pertamina Blok C 5, Kecamatan Rappocini, Makassar, hari ini Jumat 14 November 2024. Kegiatan yang diinisiasi oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar ini mendapat sambutan antusias dari warga setempat dan ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
Acara ini turut dihadiri oleh tokoh kunci, yaitu Ketua PMI Kota Makassar sekaligus Anggota DPR RI, DR. H. Samsul Risal, M.Si., yang secara langsung memimpin kegiatan. Hadir pula Ibu Lurah Buakana, Hajjah Yusrina, S.E., selaku tuan rumah, dan Ketua PMI Kecamatan Rappocini, Akmal Asnawi, S.E., M.Si., yang memfasilitasi pelaksanaan di lapangan.
DUPLIKASI: Sinergi Aksi Lingkungan dan Kemanusiaan
DR. H. Samsul Risal dalam sambutannya menjelaskan filosofi di balik program DUPLIKASI. “DUPLIKASI bukan sekadar singkatan, ini adalah gerakan. Kita menduplikasi kepedulian, dari satu orang ke orang lain, dari satu rumah ke rumah lain. Hari ini, kita menduplikasi aksi nyata: menanam pohon untuk masa depan bumi dan menanam pengetahuan pertolongan pertama untuk keselamatan sesama. Keduanya adalah bentuk investasi terbesar untuk kemanusiaan,” jelasnya.
Program ini terdiri dari dua rangkaian utama yang saling melengkapi, menciptakan ekosistem masyarakat yang tidak hanya hijau secara lingkungan, tetapi juga tangguh dalam menghadapi situasi darurat.
Pembagian Bibit Pohon, Wujudkan Buakana Lebih Hijau
Rangkaian kegiatan pertama adalah pembagian puluhan bibit pohon secara gratis kepada warga yang hadir. Jenis pohon yang dibagian pun bervariasi, mulai dari pohon buah-buahan hingga tanaman peneduh, yang dapat ditanam di pekarangan rumah masing-masing.
Ibu Lurah Buakana, Hajjah Yusrina, S.E., menyambut baik program ini. “Terima kasih kepada Bapak Samsul Risal dan PMI yang telah memilih Kelurahan Buakana sebagai lokasi program DUPLIKASI. Antusiasme warga luar biasa. Ini adalah langkah konkret kami bersama untuk membuat Buakana menjadi lebih asri dan sejuk. Semoga bibit ini tumbuh besar dan memberikan manfaat bagi kita semua,” ujarnya sembari menyerahkan bibit secara simbolis kepada salah satu perwakilan warga.
Keluarga Siaga Tanggap Darurat lewat Sosialisasi P3K
Sementara itu, rangkaian kedua berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat di bidang kemanusiaan melalui sosialisasi pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) di rumah tangga. Target utama dari sesi ini adalah ibu-ibu PKK, yang merupakan ujung tombak kesehatan di lingkup keluarga.
Dipandu oleh tim dari PMI Kecamatan Rappocini, para peserta dibekali materi praktis, seperti cara menangani luka ringan, luka bakar, hingga teknik pertolongan saat anggota keluarga tersedak atau pingsan.
“Pengetahuan P3K ini adalah skill hidup yang wajib dimiliki setiap keluarga. Selama ini, banyak kepanikan yang terjadi saat ada kecelakaan kecil di rumah. Dengan pelatihan ini, kami harap ibu-ibu bisa menjadi responden pertama yang tenang, terampil, dan tepat dalam memberikan bantuan. Ini adalah esensi dari aksi kemanusiaan yang sesungguhnya,” terang Akmal Asnawi, S.E., M.Si.
Salah seorang peserta PKK, Ibu Rahmah (48), mengaku sangat terbantu. “Ilmunya sangat bermanfaat. Jadi tahu sekarang harus bagaimana kalau anak tersedak, tidak panik lagi. Acara seperti ini harus sering diadakan,” katanya.
Program DUPLIKASI di Buakana ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara wakil rakyat, organisasi kemanusiaan, dan pemerintah tingkat kelurahan dapat mewujudkan dampak positif yang langsung dirasakan oleh masyarakat, menciptakan komunitas yang peduli, sehat, dan siaga.













