Kualitas Udara Jakarta Masuk 5 Besar Terburuk Dunia, Warga Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Behzad.id – Senin 13 Oktober 2025
Kualitas udara di Jakarta kembali memburuk pada Sabtu pagi. Berdasarkan data dari platform pemantau global IQAir, Jakarta menempati peringkat kelima kota dengan udara paling tercemar di dunia.

Menurut data pukul 06.00 WIB, konsentrasi PM₂.₅ (partikulat halus berukuran di bawah 2,5 mikrometer) mencapai 68,5 µg/m³, jauh melebihi ambang batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yaitu hanya 15 µg/m³.

Penyebab Utama Polusi

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebutkan bahwa penyebab utama pencemaran udara di Jakarta berasal dari:

  • Emisi kendaraan bermotor, terutama di jalan protokol seperti Sudirman–Thamrin;
  • Aktivitas industri di kawasan Jabodetabek;
  • Pembakaran sampah rumah tangga;
  • Cuaca kering yang memperlambat dispersi udara.

Imbauan untuk Warga

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar:

  1. Menggunakan masker N95 saat berada di luar ruangan.
  2. Mengurangi waktu di area terbuka pada pagi dan siang hari.
  3. Memperbanyak tanaman hias penyerap polutan di rumah.
  4. Menggunakan transportasi umum atau bersepeda untuk mengurangi emisi kendaraan.

Langkah Pemerintah

Pemprov DKI juga tengah mempersiapkan program “Langit Biru Jakarta 2025” yang menargetkan:

  • Penggunaan 50% kendaraan listrik untuk operasional pemerintah,
  • Peningkatan area ruang hijau publik,
  • Pemasangan sensor kualitas udara real-time di 200 titik kota.

Fakta Singkat Kualitas Udara Jakarta (Oktober 2025)

ParameterNilaiKategori
PM₂.₅68,5 µg/m³Tidak sehat
AQI (Air Quality Index)152Buruk
Ranking Dunia5Di bawah Delhi & Beijing
Ambang WHO15 µg/m³Aman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *