MAKASSAR, Behzad.id – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Makassar menggelar pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari Ulang Tahun ke-81 Mahkamah Agung Republik Indonesia, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor PTUN Makassar, Jalan Raya Pendidikan Nomor 1, Makassar, ini diikuti oleh seluruh keluarga besar PTUN Makassar, termasuk para mahasiswa magang. Acara juga dirangkaikan dengan jalan santai serta Public Campaign Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dan Zona Integritas sebagai bentuk komitmen mewujudkan peradilan yang bersih dan berintegritas.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 07.00 WITA dengan pembukaan acara oleh pembawa acara, Lisa Lusiana Farida, S.H. Selanjutnya, Ketua Panitia Arifuddin, S.H., M.H. menyampaikan laporan mengenai pelaksanaan kegiatan PORSENI yang akan berlangsung dalam rangka memeriahkan peringatan HUT RI dan HUT Mahkamah Agung.
Ketua PTUN Makassar, Muhamad Ilham, S.H., M.H., kemudian memberikan sambutan sekaligus secara resmi membuka PORSENI PTUN Makassar. Pembukaan berlangsung meriah dengan pelepasan balon ke udara yang disambut antusias seluruh peserta sebagai simbol semangat kebersamaan dan optimisme.
Usai seremoni pembukaan, seluruh peserta mengikuti kegiatan jalan santai mengelilingi area sekitar kantor PTUN Makassar. Suasana penuh keakraban terlihat saat para hakim, pegawai, Tenaga alih daya, hingga mahasiswa magang berjalan bersama dalam nuansa kekeluargaan.
Tidak hanya berfokus pada kegiatan olahraga dan kebersamaan, PTUN Makassar juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya budaya anti korupsi melalui Public Campaign Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dan Zona Integritas.
Kampanye publik dilaksanakan di depan Kantor PTUN Makassar dengan menyasar para pengguna jalan. Para pegawai turun langsung memberikan sosialisasi mengenai pentingnya mewujudkan pelayanan publik yang bebas dari praktik penyuapan dan korupsi.
Sebagai bentuk pendekatan kepada masyarakat, pegawai PTUN Makassar membagikan kotak kue dan stiker berisi pesan-pesan ajakan mendukung Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) serta pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Melalui kegiatan ini, PTUN Makassar berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga integritas dalam pelayanan publik sekaligus mendukung upaya Mahkamah Agung dalam membangun lembaga peradilan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.
Selain menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarpegawai, PORSENI PTUN Makassar juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, sportivitas, serta memperkuat budaya kerja yang profesional dan berintegritas di lingkungan peradilan.
Dengan mengusung semangat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Ulang Tahun Mahkamah Agung Republik Indonesia, PTUN Makassar menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan hukum yang berkualitas, berintegritas, dan berorientasi kepada kepentingan masyarakat.













